Why Is Making A Wise Decision Hurt??

Kenapa ya membuat keputusan yang bijak kadang sangat menyakitkan?
Q sangat kecewa…
Pingin marah, tapi nggak tahu ke siapa.
Pingin nangis, tapi terlalu sepele buat ditangisi.
Tapi q nggak bisa bohong kalo q memang sangat KECEWA!

Hiks… :(
Hari ini sudah janjian sama mama mau ke TP, mau beli sepatu yang Rabu kemarin q liat n suka.
Selama hari Rabu sampai Sabtu q terus2an tanya mama, jadi beli kan? jadi beli kan? jadi beli kan?
Dan jawabannya selalu : Iya, nanti Minggu ya!

Dan hari ini Minggu tiba!
Bahkan tadi pagi q ingetin lagi sama mama: “Nanti sore ya, Ma!”
Tapi nyatanya : NGGAK JADI! >.< hikz..

Bukan mama atau papa yang mbikin semua rencana itu batal, tapi keputusanku sendiri.
Coz hari ini papa udah ngeluarin uang ratusan ribu rupiah waktu nganter kokoku ke dokter.
Jadinya nggak enak kalo mesti ngeluarin beberapa ratus ribu rupiah lagi buat beli sepatu itu.
Hiks… Kalo boleh lebay, keputusan itu sangat menyakitkan, menyesakkan dada! :(
Tapi q nggak menyesal. Q tau q udah buat keputusan yang bijak sebagai seorang anak.
Walaupun sekarang q memang sangat amat kecewa. HUAAAAAA… :(

***

Hari ini di pemasa nonton sebuah film, Brother Bear.
Banyak pelajaran yang bisa diambil dari film ini, salah satunya tentang karakter.
Terkadang karakter lama kita memang perlu dihancurkan dan dibuang supaya bisa digantikan dengan karakter baru yang mau dibentuk.
Hmm..
God, broke this selfish heart and replace it with YOUR heart…

***

Ok… Saatnya tersenyum kembali :)
Membuat keputusan bijak memang terkadang sangat sulit dan menyakitkan, tentunya menyakitkan kedagingan!
Tapi, kalau hal itu justru bikin bangga Tuhan, why not?!

Sebuah Hati Seorang Sahabat

Sahabat,
Saat hatiku tak dapat ungkapkan kata
Hatimu menjawab dengan sebuah tatapan
Menenangkan, menyukakan, menyegarkan jiwa

Hidup tanpamu seperti gelas tanpa kaca
Tak berbentuk, tak berwujud
Tak ada makna

Denganmu kuberbagi asa
Denganmu keberbagi rasa
Saat  senyum wajahmu mengembang
Hatiku ikut keluarkan sorak
Saat senyum wajahmu pudar
Hatiku turut menangis pedih

Hati seorang sahabat  berkata:
Tak apa sayapku patah
Asal kau tetap terjaga
Tak apa  sayapku patah
Asal kau tetap bahagia

Tak masalah waktu berjalan cepat
Jarak berlari menjauh
Biar waktu yang menguji kesetiaan
Dan jarak menilai keutuhan
Sebab, sahabat sejati kan tetap tinggal
Di relung terdalam
Sebuah hati seorang sahabat

:)

*Tiba2 pingin bikin puisi, terinspirasi Mela :P *
GBU ^^

Imagine…

Piano on the beach..
So romantic, of course!

piano-on-beach2thumbnail
Tapi kalo diimajinasikan lagi kok serem juga ya maen piano di tengah pantai.. Haizzz… :P
Haha.. Tapi, ngeliat gambar ini bikin hati jadi tenaaaannngg gitu..hehehe… So beautiful!

Beloved Pemasa

It’s so amazing to have a FAMILY at Pemasa.. SOF 24, I love you all…!!!

p1010015

Kangen Kos!

Wahh, ternyata sudah 1,5 bulan q meninggalkan kos. Akhirnya keturutan juga buat “mencicipi” kehidupan anak kos. Hehehe…
Tapi sebetulnya nggak “nge-kos2″ amat sih, soalnya selama di kos dulu sering pulang ke rumah, terus ngajak temen nginep di kos. Huaa, yang satu ini mbikin jadi kangen kos.

Waktu nge-kos dulu pagi2 bisa santai2, nggak langsung mandi, nggak langsung makan, bahkan nggak langsung bangun. hehe.. Terus kalo pulang dari kampus juga bisa santai2, nggak langsung  mandi.  Bahkan tidur pun nggak perlu langsung2an, hehe.. :P
Sedangkan, kalo di rumah pagi2 harus segera bangun, segera mandi, segera makan. Pulang kuliah juga sama, segera mandi, segera makan, n pastinya segera tidur…
Kontras banget! Tapi justru q jadi bisa mengukur kedisiplinanku sendiri waktu di kost. Mengatur waktu, mengatur kegiatan, n pastinya mengatur uang… :P

Yang paling bikin kangen kos ya itu tadi: ngajak temen nginep di kos!
Inget-inget waktu Mela nginep di kos. Dari pulang kuliah langsung tidur2an, cerita2 buanyaakk hal, dari yang nangis2, ketawa2 sampai berguling-guling, sampai nangis lagi, menggila bersama Facebook juga! Hahaha… Sampai akhirnya nyadar kalo belum mandi, n segera tidur.
Terus waktu Sally nginep. Ceritaaa terus sambil ngerjain tugas, sate bareng, terus cerita lagi sampai kebawa tidur, argghh!! Miss that moment so much!
Oh ya, waktu Lie Chen masih tinggal di kos juga banyak kegilaan terjadi. Nyanyi2 terus direkam, tapi ketawa ketiwi terus sampai harus diulang beberapa kali. Haha…

Inti dari semua cerita ini memang cuma 1: KANGEN KOS!

UTS

Hari ini UTS Filsafat Agama bisa dibilang mengarang indah dengan hikmat. Hehehe…
Cz soalnya berupa pemahaman n analisis berita.
Kemampuan bernalar, mengarang, n berbahasa dicampur jadi satu…
Alhasil, 3 halaman kertas ujian penuh dengan tulisan. Semoga berbobot. Hehehe :D

Let’s Talk About LOVE!

Gleekkk… Uhuukk… Uhuukk.. Enngg… Emmm….
Waduh2… Kok jadi keselek, batuk2, speechless, n salting gini? hehehe…
Let’s begin!

LOVE = kasih, sayang, cinta, what else? I think SACRIFICE!

Yup, love is never be completed without sacrifice!
Bahkan, cinta/kasih/sayang itu baru bisa kelihatan setelah ada sebuah pengorbanan.
The first time I learned about love, I realized that love is not just talking about relationship between a man and a woman.
It is about more than this!

Q belajar banyak hal tentang kasih yang tulus melalui sebuah persahabatan.
Persahabatan yang begitu tulus, sama sekali nggak ada negative thinking di dalamnya.
Q inget waktu Sally nginep di kos bulan Agustus lalu. Waktu itu q rela nungguin buat jemput Sally (daripada jalan sendirian malem2) di depan sebuah toko alat tulis di daerah Padang Pasir. Walaupun ternyata Sally udah sampai duluan di kos (cz dianter temennya) n q balik kos dengan agak kecewa (sejujurnya, hahaha… :P ), tapi bener2 happy banget waktu lihat dia.

Hmm.. (mengenang sebentar masa2 kos) :( miss that moment so much!

Terus qta ngobrol2 sambil ngerjain tugas tutorial etika..
Dan dari inti pembicaraan itu, q mulai menyadari q nggak mungkin bisa ngelakuin itu semua tanpa kasih yang tulus.
Wow! Kasih yang mengalahkan ego…
Banyak hal lain yang q pelajari dalam persahabatan ini, love her so much!
Thanks for being my bestfriend Sal, u’re so precious! :)

Hmm..
Well, lebih jauh lagi talking about love!
Ehm, cinta.. Wah, yang satu ini agak susah dijelaskan, maaf… tak dapat didefinisikan :P

Tapi yang pasti, ada sebuah cinta yang luar biasa besar, bahkan TERBESAR sampai2 membutuhkan pengorbanan yang besar pula!
Yup, tidak lain dan tidak bukan adalah cintaNYA, yang sampai mengorbankan nyawaNYA sendiri di kayu salib buat menebus dosa qta. HOW GREAT IS HIS LOVE!

“Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.  Kasih tidak berkesudahan!” (1 Korintus 13 : 4-8)

Love never fails!
Gbu :)

Piano House

piano-house

WOW… Keren ya??
Rumah berbentuk piano + biola di depannya ini ada di China, tepatnya di Provinsi An Hui…
Siapa yang mau ke sana?? hehe..